• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Polisi Monitor Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng Sejumlah Pasar di Bantul

Petugas yang tergabung dalam tim Satgas Pangan Polres Bantul monitoring ketersediaan dan harga minyak goreng di wilayah Kabupaten Bantul, Minggu (3/4/2022).

Adapun pasar yang dilakukan pengecekan di antaranya Pasar Bantul, Pasar Niten, Pasar Menulis dan Pasar Jodog.

Hal itu dilakukan guna pencegahan agar tidak terjadinya kelangkaan persediaan stok minyak goreng dan memonitoring harga minyak goreng serta sembako di sejumlah pasar yang berada di wilayah Bantul.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK mengatakan, pengawasan dan pemantauan dari pihak Kepolisian tersebut untuk memastikan stok minyak goreng dan harga penjualannya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sekaligus melihat harga minyak goreng dijual sesuai harga eceran,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat yang sangat berdampak pada situasi kamtibmas.

Lebih lanjut, pihaknya setiap hari akan melakukan pengecekan baik itu pengecekan ketersediaan minyak goreng, bahan sembako hingga pengecekan harga di sejumlah pasar di wilayah Bantul. (Humas Polres Bantul)

Share:

Kapolri: Sambut Ramadan dengan Penuh Syukur, Senantiasa Sebar Kebaikan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selamat memasuki bulan Ramadan bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Dia juga mengingatkan agar semua selalu menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada agar tetap sehat dan bisa menjalankan ibadah dengan tenang.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit lewat akun Instagram resminya @listyosigitprabowo seperti dilihat, Sabtu (2/4/2022). Sigit dalam unggahannya menyertakan video animasi suasana damai di bulan Ramadan.

"Dalam suasana yang penuh berkah ini, saya Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MS, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia beserta Ny Juliati Sigit Prabowo mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan tahun 1443 Hijriah bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Sigit.

Sigit mengajak umat Islam menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh rasa syukur, kebahagiaan dan agar senantiasa menyebarkan kebaikan bagi sesama, serta meningkatkan amal ibadah.

"Tak lupa, saya juga mengingatkan untuk tetap selalu menjaga protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun," ujar mantan Kapolda Banten ini.

"Semoga momentum Ramadan tahun ini dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menjadi sarana dalam mempererat tali persaudaraan antarsesama," sambung Sigit.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah mengumumkan pemerintah tahun ini tidak akan melarang masyarakat untuk mudik. Karena itu, Sigit menyatakan dirinya bersama jajaran akan terus memantau vaksinasi serentak di 34 provinsi Indonesia.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut akan mengoptimalkan akselerasi vaksinasi dosis III. Menurutnya, dengan terlaksananya percepatan vaksinasi booster, hal itu akan meningkatkan imunitas ataupun kekebalan masyarakat terhadap virus COVID-19.

Sigit mengatakan, jika memiliki kekebalan dan tingkat imunitas dengan vaksinasi booster, masyarakat akan semakin aman dan tenang ketika menjalani seluruh rangkaian aktivitas di bulan Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Oleh karena itu, menghadapi bulan Ramadan, saya minta akselerasi vaksinasi terus ditingkatkan, khususnya vaksin booster ketiga. Sehingga pada saat rangkaian kegiatan di bulan Ramadan, kegiatan halalbihalal, kegiatan mudik semua dalam kondisi betul-betul memiliki kekebalan atau imunitas," ujar Sigit pada kesempatan sebelumnya.

Sigit mengingatkan masyarakat akan pentingnya melengkapi vaksinasi COVID-19. Sigit menyampaikan, apabila telah melengkapi vaksinasi di dosis II, warga akan memiliki kekebalan terhadap COVID-19 sekira 60-70 persen. Sedangkan masyarakat yang melanjutkan dengan suntikan dosis III atau booster, kekebalan imunitas terhadap virus Corona akan meningkat sebesar 90 persen.

"Sehingga tentunya kita dorong bagaimana kita bisa mempercepat vaksin booster. Sehingga masyarakat kita mendapatkan imunitas kekebalan minimal 90 persen. Dan ini terus-menerus harus kita lakukan," ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit juga menaruh perhatian lebih terhadap kelompok masyarakat yang lanjut usia (lansia) terkait kelengkapan vaksinasi baik dosis II dan booster. Pada momen mudik nanti, masyarakat akan mengunjungi orang tua dan sanak saudara di kampung halaman masing-masing. Dengan lengkapnya vaksinasi terhadap lansia, tak ada lagi kekhawatiran terjadinya penularan virus Corona di klaster keluarga.

"Sehingga tahun ini kita harapkan laju COVID-19 bisa kita kendalikan. Karena ini sangat besar pengaruhnya bagi aktivitas masyarakat selanjutnya. Tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang kita harapkan bisa terus kita jaga di atas angka lima, dan ini tentunya sangat penting buat perkembangan Indonesia," papar Sigit.

Selain mengoptimalkan akselerasi vaksinasi, di bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti Sigit juga akan gencar memantau distribusi sembako, khususnya minyak goreng jenis curah. Dia meminta para pedagang aktif melaporkan ke personel kepolisian atau pihak terkait apabila di wilayah mereka ada gangguan distribusi minyak goreng curah.

Demi memastikan stok minyak curah tersedia untuk masyarakat, Sigit menegaskan dirinya telah menerjunkan personel kepolisian untuk melakukan pemantauan serta pengawasan mulai dari pihak produsen, distributor, hingga di pasar-pasar.

Dengan adanya upaya itu, Sigit berharap ketersediaan minyak goreng curah akan terjamin bagi kebutuhan masyarakat untuk saat ini dan ke depan ketika memasuki bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.
 

Share:

Polisi di Bantul Patroli Pantau Stok Minyak Goreng

Personel Polres Bantul melaksanakan monitoring ketersediaan minyak goreng di toko sembako dan pasar-pasar, Minggu (3/4/2022).

Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK mengatakan, menjelang dan selama Ramadan, jajarannya diminta untuk turun untuk memeriksa dan mengecek ketersediaan minyak goreng dan harga di pasar.

Pada pemantauan kali ini, anggota menyambangi toko sembako dan pasar di wilayah Kabupaten Bantul untuk monitoring ketersediaan minyak goreng.

“Jelang dan selama bulan suci Ramadan, kami akan terus melakukan monitoring di pasar-pasar untuk mencegah kelangkaan minyak goreng,” katanya.

Ihsan menyampaikan, bahwa dari hasil pantauan lapangan, stok minyak goreng masih terbilang aman karena belum terjadi kelangkaan dan tidak terjadi antrean warga akibat kelangkaan minyak goreng.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu resah dengan ketersediaan minyak goreng selama Ramadan, dikarenakan persediaan masih banyak di pasaran.

“Kalau terjadi kelangkaan minyak goreng, pemerintah akan menggelar operasi pasar,” imbuhnya.
 

Share:

Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Curah Agar Tersedia Di Pasar

Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan secara langsung terkait ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/4/2022).

Dari peninjauannya, Kapolri mendapatkan laporan bahwa minyak goreng curah di pasar tersebut telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat.

"Penjualannya kemarin 2.500 liter. Sekarang 5.000 liter. Tadi kita cek di produsen minggu ini dapat memproduksi kurang lebih 120 ton sehari," kata Sigit.

Sigit pun berharap kepada para produsen dan distributor yang ada untuk mempercepat distribusi. Mengingat, sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan, yang mana kebutuhan dari masyarakat akan meningkat.

Oleh sebab itu, mantan Kabareskrim Polri ini pun meminta Kapolda, Pangdam dan jajaran Forkopimda Sumatera Selatan untuk mengawal distribusi minyak goreng ke titik-titik yang masih kosong.

"Kita harapkan satu minggu ini bisa dimaksimalkan dan minyak curah betul-betul ada di pasar dan masyarakat mudah mendapatkannya," ujar Sigit.

Ia pun mendapat laporan secara produksi seharusnya tidak terjadi permasalahan kelangkaan minyak goreng di Sumatera Selatan. Karena itu, pengawalan distribusi minyak curah tersebut harus dipastikan berjalan dengan baik.

"Dari informasi yang ada, secara produksi mestinya cukup. Tapi harus dicek apakah penyalurannya dilakukan secara optimal sehingga kemudian tak kesulitan mendapatkan minyaknya di pasar," ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, Kapolri juga mengimbau kepada para pedagang untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada Satgas Pangan, terkait proses distribusi sehingga diharapkan ketersediaan minyak goreng curah tidak terganggu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan dimana permintaan terhadap sembako khususnya minyak goreng akan meningkat dari hari biasanya," tutur Sigit.

Dengan terjaminnya ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat, kata Sigit, hal tersebut akan mempengaruhi harga penjualan minyak goreng curah sehingga masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Untuk itu, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan telah menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan, serta pengawasan mulai dari pihak produsen, distributor sampai dengan pasar-pasar sehingga ketersediaannya akan terjamin bagi kebutuhan masyarakat," papar Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri juga menyampaikan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk melakukan pengawalan ketersediaan dan stabilitas harga melalui pengecekan pada setiap tingkatan bisnis proses minyak goreng mulai dari tingkat produsen, distributor, agen sampai dengan tingkat konsumen.

"Untuk itu, saya harap masyarakat tidak perlu panik atau khawatir karena pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat," ungkap Sigit.

Sebelum meninjau ke pasar, Kapolri juga mengecek pabrik minyak goreng ke PT. Tunas Baru Lampung (PT. TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga dari minyak goreng.

Share:

Tinjau Pabrik di Palembang, Kapolri Minta Produksi Minyak Curah Ditingkatkan

Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pabrik minyak goreng ke PT. Tunas Baru Lampung (PT. TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (1/4/2022). Kegiatan itu untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga dari minyak goreng.

"Baru saja kita melaksanakan peninjauan untuk mengetahui secara langsung terkait produksi khususnya minyak curah, yang memang kita ingin pastikan setelah ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) maka minyak curah kita harapkan segera ada di pasar," kata Sigit usai melakukan peninjauan.

Dalam tinjauannya, Sigit meminta kepada pihak produsen untuk meningkatkan jumlah produksi khususnya terhadap minyak goreng jenis curah. Apalagi, kata Sigit, PT. TBL telah mendapatkan kuota produksi dari Kemenperin sebesar 1.400 ton untuk bulan April, yang tadinya di Maret hanya 560 ton/bulan.

Dengan peningkatan jumlah produksi tersebut, Sigit berharap, stok atau ketersediaan minyak goreng curah dalam keadaan aman dan cukup guna memenuhi kebutuhan atau permintaan dari masyarakat.

"Tentunya kita ingin pastikan bahwa setiap hari produksi minyak curah betul-betul terdistribusi, tentunya nanti setelah kebutuhan di Palembang terpenuhi, silahkan untuk diatur ke  wilayah lain seperti Jambi dan wilayah lainnya sesuai kebutuhan  yang akan diatur," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Meski begitu, dalam tinjauannya kali ini, Sigit mengaku pihak pabrik menyampaikan ada sedikit permasalahan soal kekurangan bahan baku buah tandan segar. Mendengar hal itu, Sigit menyebut akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

"Namun demikian kita harapkan produksi dari target yang diberikan Kemenperin betul-betul bisa dipenuhi oleh PT. TBL," ucap mantan Kapolda Banten itu.

Ditingkatkannya produksi minyak curah, kata Sigit, juga merupakan antisipasi untuk menghindari kekurangan minyak goreng curah ketika memasuki bulan Ramadan nanti.

"Karena kita akan masuk bulan Ramadan, sehingga diharapkan segera bisa terpenuhi. Karena memang minyak ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita yang selama ini memiliki ketergantungan terhadap minyak curah, khususnya pedagang kaki lima dan kelompok masyarakat tertentu yang kita lihat sangat membutuhkan. Kita harapkan bisa ditingkatkan," tutup Sigit.

Share:

Mendorong Transformasi Ekonomi, Polri Pastikan Stabilitas Pangan Nasional

Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk ikut mendorong transformasi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Hal itu salah satunya adalah memastikan stabilitas ketahanan pangan nasional.

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri dalam kegiatan dialog penguatan internal Polri atau Webinar Series.

"Polri mempunyai tugas khusus menjaga dan mengawal distribusi pangan dari hulu hingga serta melalui penegakan hukum untuk memastikan stabilitas pangan nasional," kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (1/4).

Polri, kata Dedi juga mengawal kebijakan dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong transformasi ekonomi, dengan diharapkan jangan sampai tumpuan pertumbuhan ekonomi hanya pada konsumsi.

"Untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi pada konsumsi, maka dibutuhkan kolaborasi antar sektor," ujar Dedi.

Demi mewujudkan hal itu, Dedi menekankan, pentingnya membangun komitmen bersama antara semua pihak. Sehingga menjadi kunci dalam membangun kemitraan yang efektif.

"Dibutuhkan juga kerjasama untuk penyuluhan proses perkembangan globalisasi," tutup Dedi.

Share:

Tinjau Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Laporkan Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Jawa Tengah - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada para pedagang untuk aktif melaporkan ke personel kepolisian atau pihak terkait lainnya apabila mengalami gangguan distribusi ketersediaan minyak goreng jenis curah di pasaran.

Imbauan tersebut disampaikan Sigit saat memantau langsung serta melakukan dialog bersama para pedagang terkait ketersediaan dan harga penjualan minyak curah di Pasar Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (30/3/2022).

"Tadi saya sampaikan ke pedagang yang menjual ke masyarakat dan juga ke distributor. Kalau ada kendala di lapangan terkait pasokan terganggu tolong diinformasikan ke anggota kami di lapangan baik satgas daerah ataupun teman-teman yang kita minta mengontrol langsung di pasar," kata Sigit usai melakukan tinjauan langsungnya.

Sigit menjelaskan, dengan pedagang berperan aktif dalam menyampaikan informasi soal proses distribusi minyak goreng curah, maka diharapkan ketersediaan dari bahan tersebut tidak terganggu untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat.

Dengan terjaminnya stok untuk masyarakat, Sigit menyebut, hal itu juga akan memengaruhi harga penjualan dari minyak goreng jenis curah. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan minyak itu dengan harga eceran tertinggi (HET) sebagaimana kebijakan yang ditetapkan Pemerintah.

"Kemudian kita bisa bantu menelusuri sumbatannya dimana. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah agar stok bisa kembali ada di pasar. Tentunya ini akan kita lakukan setiap hari dan saya minta seluruh wilayah untuk melakukan hal yang sama mengontrol langsung distribusi minyak curah," ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Sementara itu, berdasarkan dialog langsungnya di Pasar Muntilan, Sigit mengungkapkan bahwa, para pedagang mengaku beberapa hari ke belakang sempat mengalami kelangkaan stok minyak goreng curah. Namun saat ini, kata Sigit, ketersediaan minyak goreng curah di tempat tersebut sudah tersedia untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat.

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, dari hasil pemantauannya para pedagang pasar telah menjual minyak curah sesuai dengan harga eceran tertinggi yang diatur Pemerintah, yakni Rp15.500/kilo.

"Kami tanyakan ke distributor yang mengambil minyak curah dari wilayah Semarang. Dari perjalanan distribusi yang ada, setelah kita lihat dari semua kebutuhan pedagang kurang lebih 30 pedagang minyak curah rata-rata semuanya sudah mendapatkan stoknya. Harapan kita kedepan ini akan terus terjaga dan kita harapkan tak ada masalah," ucap mantan Kapolda Banten itu.

Lebih dalam, demi memastikan stok minyak curah tersedia untuk masyarakat, Sigit menegaskan bahwa telah menerjunkan personel kepolisian untuk melakukan pemantauan serta pengawasan mulai dari pihak produsen, distributor hingga di pasar-pasar.

Dengan adanya hal itu, Sigit berharap, minyak goreng curah ketersediaannya akan terjamin bagi kebutuhan masyarakat untuk saat ini dan kedepan ketika memasuki bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Dan ini sudah ada mekanismenya dan kita dalam posisi memantau jangan sampai terjadi penyalahgunaan apalagi mencari untung dengan tindakan yang tidak dibenarkan. Saya kira dalam hal ini saya akan melakukan langkah-langkah. Harapan kita dalam kondisi ini barang cukup, masyarakat bisa mendapatkan barang dengan cepat karena ini memang di masa mendekati bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat untuk sembako akan meningkat dari biasanya," tutup Sigit.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog