YOGYAKARTA - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama polres jajaran mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu hingga Minggu, 7-8 November 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan ratusan botol minuman keras (miras), mengungkap kepemilikan narkotika jenis tembakau sintetis, menertibkan parkir liar, serta melakukan penindakan terhadap puluhan pelanggaran lalu lintas.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mengamankan total 140 botol minuman keras dari sejumlah wilayah. Barang bukti tersebut terdiri atas 22 botol tuak, 3 botol Beer Singaraja, 6 botol Anggur Kolesom, 1 botol MHV, 19 botol Anggur Ginseng Intisari, 6 botol Kawan Senja, 2 botol Bir Bintang, 1 botol Q'RO Anggur Mix, serta 80 botol arak Bali. Pengungkapan dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda DIY, Polres Kulonprogo, dan Polres Bantul.
Sementara itu, Polresta Yogyakarta mengungkap kepemilikan narkotika golongan I bukan tanaman jenis tembakau sintetis dengan total berat sekitar 123,4 gram. Selain itu, petugas turut mengamankan empat puntung rokok berisi irisan daun yang mengandung MDMB-4en PINACA dengan berat sekitar 1 gram. Sejumlah barang lainnya juga diamankan, meliputi tembakau biasa, toples bening, kertas rokok, plastik klip, timbangan digital, dan satu unit telepon genggam iPhone XR.
Dalam penertiban praktik parkir liar, petugas Polresta Yogyakarta menemukan dua lokasi parkir yang belum mengantongi izin. Terhadap dua juru parkir di lokasi berbeda tersebut, petugas memberikan imbauan agar menjalankan aktivitas perparkiran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di bidang lalu lintas, Polda DIY bersama jajaran melaksanakan sebanyak 76 tindakan terhadap pelanggaran kendaraan bermotor. Rinciannya meliputi 14 pelanggaran penggunaan knalpot brong, 3 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, 9 pengendara tanpa helm, 13 kendaraan terlambat membayar pajak, 8 kendaraan tanpa spion, serta 29 pelanggaran kelengkapan surat kendaraan.
Penindakan tersebut dilaksanakan oleh Ditlantas Polda DIY sebanyak 34 tindakan, terdiri atas 6 tilang dan 28 teguran. Polresta Yogyakarta melaksanakan 34 tilang, terdiri atas 27 tilang manual dan 7 tilang menggunakan perangkat handheld. Sementara itu, Polres Kulonprogo melaksanakan 8 tindakan berupa 6 tilang manual dan 2 teguran.
Plt. Kabidhumas Polda DIY AKBP Novita Eka Sari, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan langkah berkelanjutan kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Polri dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari peredaran miras dan narkoba hingga pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Melalui KRYD, kami terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku," ujar AKBP Novita Eka Sari.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. Polda DIY bersama seluruh jajaran berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan kepolisian secara konsisten dengan mengedepankan pendekatan preventif dan penegakan hukum secara profesional.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda DIY mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

















