• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Polda DIY Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Halaman Mapolda DIY

Yogyakarta – Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar kegiatan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, bertempat di halaman Mapolda DIY, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda DIY bersama personel dan keluarga besar Polda DIY, serta masyarakat yang mengikuti Salat Idulfitri.

Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung secara khidmat serta menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh personel Polda DIY dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bersilaturahmi antar pimpinan dan anggota sebagai wujud mempererat kebersamaan di lingkungan Polda DIY.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta meningkatkan soliditas di lingkungan Polda DIY.

“Pelaksanaan Salat Idulfitri bersama ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pimpinan dan seluruh personel Polda DIY. Selain itu, melalui kegiatan ramah tamah yang dilaksanakan setelah salat, diharapkan dapat semakin memperkuat kebersamaan serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Ia juga menambahkan bahwa suasana kebersamaan pada momen Idulfitri diharapkan dapat menjadi energi positif bagi seluruh personel Polda DIY dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam rangka pengamanan perayaan Idulfitri di wilayah DIY.

Dengan semangat Idulfitri, Polda DIY terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Share:

Kapolda DIY Cek Pos Pengamanan Teteg Malioboro, Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Progo 2026

Yogyakarta – Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol Anggoro Sukartono, melakukan pengecekan Pos Pengamanan Terpadu Teteg Malioboro dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026, Selasa (17/3/2026) sore. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di kawasan Malioboro.


Pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB tersebut turut didampingi Wakapolda Brigjen Pol DIY Eddy Djunaedi, para pejabat utama Polda DIY dan Kapolresta Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda DIY meninjau langsung kesiapsiagaan personel yang bertugas di Pos Terpadu Teteg Malioboro, termasuk mengecek fasilitas pendukung serta pola pengamanan yang diterapkan di kawasan wisata tersebut selama masa Operasi Ketupat Progo 2026.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa pengecekan pos pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh personel dan sarana pendukung telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik dan libur Lebaran.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Progo 2026 siap melaksanakan tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan Malioboro yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran personel di pos pengamanan juga bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berkunjung maupun beraktivitas di kawasan Malioboro.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pos Terpadu Teteg Malioboro terpantau aman dan terkendali. Personel yang tergabung dalam Pos Pengamanan Teteg Malioboro juga tetap bersiaga guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026.
Share:

Titiek Soeharto Apresiasi Kapolri Tindaklanjuti Instruksi Presiden soal Bangun Jembatan

Riau - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terus menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo untuk masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah membangun jembatan untuk kemaslahatan masyarakat. Titiek sendiri menghadiri langsung peresmian 27 jembatan dan Groundbreaking 83 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau.

"Saya ingin menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia di bawah pimpinan Pak Kapolri, Jenderal Sigit, beserta utamanya kepada Polda Riau yang sudah membangun baru saja kita resmikan ada 27 jembatan," kata Titiek, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, pembangunan jembatan Polri ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, kata Titiek, jalur penghubung itu bisa memperlancar aktivitas anak sekolah dan lainnya.

"Yang menghubungkan dua daerah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga sekolah anak-anak bisa sekolah dengan lancar, sesuai dengan ini perintah Pak Presiden langsung dilaksanakan oleh Pak Kapolri beserta jajarannya," ujar Titiek.

Titiek menegaskan, Polri tidak akan berhenti membangun jembatan hanya di Riau. Namun, Ia meyakini jalur penghubung tersebut bakal dibangun di seluruh Indonesia.

Mengingat, kata Titiek, Polri terus menyukseskan seluruh program Presiden. Ia mencontohkan kesuksesan Korps Bhayangkara menghasilkan swasembada pangan khususnya jagung.

"Jadi mudah-mudahan, ini bukan tugas kepolisian tentunya untuk membangun jembatan, tapi karena terpanggil untuk segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di daerah supaya anak-anak bisa belajar dengan baik, ke sekolah dengan baik, dan perekonomian kedua bagian sisi jembatan ini bisa berjalan dengan baik," paparnya.

"Makanya kepolisian turun tangan dan sekali lagi kami dari Komisi IV mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas langkah-langkah kerja nyata dari Polri yang telah dilakukan selama ini," tambahnya mengakhiri.


Share:

Polri Bersama Jurnalis Beri Santunan untuk 100 Anak Yatim Piatu

Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Mabes Polri bersama para jurnalis menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum duafa di Masjid Al Ikhlas, kawasan Joglo, Jakarta Barat, Rabu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara Polri dan insan pers untuk berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

"Pada bulan yang penuh berkah ini, Polri bersama Jurnalis Trunojoyo berkolaborasi dalam kegiatan berbagi, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DKM Masjid Al Ikhlas Mohammad Yamin menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan para duafa di lingkungan masjid.

"Kami mengucapkan terima kasih atas santunan dan bantuan sembako yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu serta para duafa. Kami juga mendoakan agar seluruh anggota kepolisian yang akan bertugas dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026 dapat menjalankan tugas dengan lancar," tuturnya.

Perwakilan Jurnalis Trunojoyo Yudha Marhaean turut menyampaikan harapan agar masyarakat di sekitar Masjid Al Ikhlas terus menjaga kebersamaan serta kerukunan.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan semangat, serta menjadi doa bersama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa serta agama," katanya.

Selain santunan dalam bentuk uang, Mabes Polri bersama Jurnalis Trunojoyo juga menyalurkan 100 paket sembako kepada para penerima manfaat serta menyediakan 100 porsi makanan untuk berbuka puasa.

Kegiatan sosial ini merupakan inisiatif para jurnalis yang rutin dilaksanakan setiap tahun dengan dukungan dari jajaran Polri.

Sebelumnya, pada Selasa (10/3), Mabes Polri bersama Jurnalis Trunojoyo juga menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan.


Share:

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku

Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul "Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi". Selain itu, Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul "Prosiding Pusat Studi Kepolisian".

Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026

"Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah"

Buku "Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi" merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas. Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui "Satu Data SDM" guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.

Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal. Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian.


Share:

Aksi di Depan Mapolda DIY Telah Kondusif, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Yogyakarta - Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan pagar sisi timur Mapolda. Meski demikian, situasi secara umum dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian dan kondisi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dipastikan tetap aman dan kondusif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kombes Pol Ihsan menyampaikan bahwa pihaknya turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi tersebut.

"Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.

Terkait jalannya aksi, Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai pengrusakan fasilitas.

"Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan," jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas, kata dia, tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.

Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus.

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.

"Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi," tegasnya.

Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY dilaporkan aman dan terkendali. Arus lalu lintas telah kembali normal dan secara umum kondisi kamtibmas di wilayah DIY dalam keadaan kondusif.


Share:

Konsolidasi Asesor 2026, Polri Perkuat Meritokrasi Pembinaan Karier

jogja.polri.go.id - Polri menggelar kegiatan "Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Kegiatan bertema "Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul" ini menjadi momentum penyelarasan persepsi para asesor dari seluruh Indonesia.

Kegiatan dibuka Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo mewakili Asisten Kapolri Bidang SDM. Dalam sambutan As SDM Kapolri yang dibacakan, ditegaskan bahwa Polri terus mematangkan transformasi reformasi menuju organisasi modern dan profesional melalui tata kelola personel yang transparan dan akuntabel.

"Penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor untuk pembinaan karier anggota Polri agar terpilih personel yang berintegritas dan berkompeten di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks," jelas Brigjen Langgeng.

Assessment Center Polri dioptimalkan sebagai instrumen strategis untuk mengukur kompetensi manajerial calon pimpinan di berbagai tingkatan. Metodologi yang saintifik dan objektif diterapkan guna memastikan penempatan personel sesuai prinsip right man on the right place serta meminimalisir subjektivitas dalam pembinaan karier.

"Tahun ini Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center. Konsolidasi ini menjadi ruang evaluasi dan perbaikan agar ke depan semakin baik, dengan visi mewujudkan SDM unggul bagi Polri dan bangsa Indonesia," ujarnya.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia serta diikuti Kabagpenkompeten, Karo SDM Polda jajaran, dan seluruh asesor Polri baik secara luring maupun daring. Sejak dirintis pada 2009, Assessment Center Polri telah memiliki 1.763 asesor hingga 2025, meraih Akreditasi "A" dari BKN, sertifikasi ISO 9001:2015, serta Rekor MURI.

Kepercayaan eksternal juga meningkat dari 18 instansi mitra pada 2021 menjadi lebih dari 50 instansi pada 2025 dengan lebih dari 2.500 asesi eksternal. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada Polda berprestasi yang mampu menjaga kualitas penilaian internal dan eksternal.

"Assessment Center Polri berkomitmen menyempurnakan sistem, menguatkan metodologi, dan menjaga integritas dalam setiap proses asesmen guna melahirkan kader pimpinan bangsa yang unggul dan profesional demi masa depan Indonesia," tutup Brigjen Langgeng.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog