• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center, Tekankan Kecepatan Respons Jadi Ukuran Pelayanan Polri

Sorong, Papua Barat Daya - Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., mendorong transformasi pelayanan kepolisian melalui penguatan integrasi Layanan Polisi 110, Command Center, SPKT, Samapta, serta fungsi patroli agar mampu menghadirkan respons yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Komjen Pol. Fadil Imran saat melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri meninjau langsung pelaksanaan Layanan Polisi 110, mekanisme Command Center, hingga pola koordinasi antara operator, Pamapta, SPKT, dan personel yang bertugas di lapangan.

Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026 Layanan Polisi 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan, dengan 2.672 panggilan berhasil dijawab dan success call rate mencapai 88,18 persen. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 80,37 persen sekaligus menempatkan Polresta Sorong Kota pada posisi kedua di jajaran Polda Papua Barat Daya.

Meski mengapresiasi peningkatan tersebut, Fadil menegaskan bahwa indikator keberhasilan pelayanan tidak berhenti pada jumlah panggilan yang berhasil dijawab.

"Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani," ujar Fadil.

Menurutnya, paradigma pelayanan kepolisian perlu bergeser dari sekadar menerima laporan menuju memastikan setiap laporan memperoleh tindak lanjut hingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan.

Ia menjelaskan bahwa alur pelayanan harus berjalan secara utuh, dimulai dari laporan diterima melalui Layanan Polisi 110, diverifikasi, diteruskan kepada personel terdekat, ditindaklanjuti di lapangan, hingga hasil penanganannya kembali dimonitor.

"Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting," katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Astamaops Kapolri meminta jajaran mulai mengukur waktu respons secara bertahap, mulai dari waktu laporan diterima, waktu penugasan personel, hingga waktu kedatangan anggota di lokasi. Pengukuran tersebut dinilai penting agar pimpinan dapat mengetahui setiap tahapan pelayanan yang masih perlu diperbaiki.

Selain memperkuat Layanan Polisi 110, Fadil juga menekankan pentingnya integrasi antar fungsi kepolisian agar masyarakat tidak dibebani dengan struktur internal organisasi.

"Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat," tegasnya.

Menurutnya, Layanan Polisi 110, Pamapta, SPKT, Samapta, patroli, Lantas hingga Reskrim harus menjadi bagian dari satu sistem pelayanan yang saling terhubung sehingga setiap informasi yang diterima dapat segera berubah menjadi keputusan operasional dan tindakan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Fadil juga memperkenalkan paradigma baru mengenai fungsi Command Center. Ia menegaskan bahwa Command Center tidak boleh dipandang semata sebagai ruangan dengan layar besar dan teknologi canggih, melainkan sebagai pusat komando yang mampu menerima informasi, menganalisis situasi, mengambil keputusan, menggerakkan personel, dan memastikan setiap persoalan masyarakat terselesaikan.

"Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat. Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani," jelasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran tidak menunggu kelengkapan fasilitas untuk mulai membangun sistem pelayanan yang efektif. Menurutnya, Command Center dapat berjalan optimal selama memiliki operator yang siap, Layanan Polisi 110 yang aktif, komunikasi radio yang terhubung, data personel yang dapat digerakkan, serta pimpinan yang mampu mengambil keputusan secara cepat.

Selain memperkuat pelayanan yang bersifat responsif, Astamaops Kapolri juga mendorong pemanfaatan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan kejahatan.

Berdasarkan data DORS Polri, sepanjang tahun 2025 tercatat 2.429 kasus kejahatan di wilayah hukum Polresta Sorong Kota, sedangkan periode Januari hingga Juni 2026 tercatat 1.503 kasus. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi jenis kejahatan yang paling dominan, dengan 613 kasus pada tahun 2025 dan 363 kasus selama Januari-Juni 2026.

Fadil meminta data tersebut tidak berhenti sebagai laporan administratif, tetapi diterjemahkan menjadi informasi operasional melalui pemetaan lokasi dan waktu rawan kejahatan sehingga patroli dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.

"Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat," ujarnya.

Ia berharap pendekatan berbasis data mampu mengubah pola kerja kepolisian dari yang semula lebih banyak bersifat reaktif menjadi semakin preventif melalui kehadiran personel pada lokasi dan waktu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Menutup arahannya, Fadil menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut pada akhirnya bertujuan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin cepat, humanis, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Pada akhirnya, masyarakat tidak menilai seberapa canggih teknologi yang kita miliki ataupun seberapa besar layar yang ada di Command Center. Masyarakat menilai apakah ketika membutuhkan pertolongan, polisi dapat hadir dengan cepat dan membantu menyelesaikan masalahnya," pungkasnya.

Share:

Kapolsek Srandakan Perkuat Sinergi dengan Koramil 17, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

BANTUL – Kapolsek Srandakan AKP Jumadi, S.H., bersama jajaran Kanit, Panit, Kasi, dan personel Polsek Srandakan melaksanakan silaturahmi ke Mako Koramil 17 Srandakan pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri sekaligus menjaga koordinasi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kapanewon Srandakan.

Kedatangan rombongan Polsek Srandakan disambut langsung oleh Danramil 17 Srandakan Lettu CBA Sumardi beserta anggota. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ajang mempererat komunikasi antarlembaga yang selama ini telah berjalan baik.

Kapolsek Srandakan AKP Jumadi mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Srandakan dan Koramil 17 Srandakan untuk terus menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

"Kunjungan ini kami lakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin. Kami ingin memastikan sinergitas antara TNI dan Polri tetap solid sehingga mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Jumadi.

Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan Polri menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari menjaga stabilitas keamanan hingga mendukung pelaksanaan program-program pemerintah.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri tetap solid. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang terus dibangun, setiap persoalan yang muncul di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Jumadi menambahkan, sinergitas yang telah terjalin selama ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang harmonis dengan seluruh unsur di wilayah. Kebersamaan ini menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kapanewon Srandakan," ucapnya.

Sementara itu, Danramil 17 Srandakan Lettu CBA Sumardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolsek Srandakan beserta jajaran. Menurutnya, hubungan baik yang telah terbangun selama ini menjadi modal penting dalam mendukung berbagai kegiatan di wilayah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Srandakan beserta seluruh personel yang selama ini selalu bersinergi dengan Koramil. Kerja sama yang baik ini telah memberikan kontribusi positif dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Sumardi.

Ia menambahkan, kekompakan yang terjalin tidak hanya melibatkan Polsek dan Koramil, tetapi juga seluruh unsur pemerintah di Kapanewon Srandakan sehingga setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara terpadu.

"Sinergitas yang telah terbangun harus terus dipertahankan. Seluruh unsur di wilayah saling mendukung dan saling melengkapi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal," ujarnya.

Silaturahmi tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan itu, Polsek Srandakan dan Koramil 17 Srandakan kembali menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas TNI-Polri sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kapanewon Srandakan.


Share:

Kapolsek Bantul Sambangi Koramil 01/Bantul, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Bantul - Kapolsek Bantul Kompol Rapiqoh, S.H., M.H., bersama jajaran personel Polsek Bantul melaksanakan silaturahmi ke Mako Koramil 01/Bantul pada Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kapanewon Bantul.

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu, rombongan Polsek Bantul diterima langsung oleh Danramil 01/Bantul Mayor Rr. Sri Mangestu, M.A., A.Md., beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara kedua institusi.

Kapolsek Bantul Kompol Rapiqoh mengatakan, silaturahmi tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dan Polri untuk terus menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

"Silaturahmi ini merupakan wujud nyata soliditas TNI dan Polri. Kami ingin memastikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik terus dipelihara, sehingga setiap tantangan di wilayah dapat dihadapi secara bersama-sama," kata Rapiqoh.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara Polsek Bantul dan Koramil 01/Bantul menjadi modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Kami ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri selalu kompak, saling mendukung, dan siap bekerja sama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat. Kebersamaan ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bantul," ujarnya.

Rapiqoh menambahkan, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat akan lebih mudah diselesaikan apabila seluruh unsur, termasuk TNI, Polri, pemerintah kapanewon, hingga elemen masyarakat, terus membangun komunikasi yang baik.

"Koordinasi yang intensif menjadi kunci. Dengan kebersamaan yang kuat, kami optimistis berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang maksimal," ucapnya.

Sementara itu, Danramil 01/Bantul Mayor Rr. Sri Mangestu menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolsek Bantul beserta jajaran. Ia menilai hubungan yang telah terjalin selama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai program pemerintah maupun menjaga keamanan wilayah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas silaturahmi ini. Selama ini koordinasi antara Koramil 01/Bantul dan Polsek Bantul telah berjalan sangat baik. Sinergitas yang terbangun memberikan dampak positif dalam menjaga situasi kamtibmas serta mendukung berbagai program pemerintah di wilayah Kapanewon Bantul," kata Sri Mangestu.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya terjalin antara TNI dan Polri, tetapi juga bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) serta instansi terkait.

"Semangat kebersamaan ini harus terus dipertahankan. Dengan saling mendukung dan saling melengkapi, kami yakin pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan kondisi wilayah tetap aman, nyaman, serta kondusif," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui silaturahmi tersebut, Polsek Bantul dan Koramil 01/Bantul menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas serta meningkatkan koordinasi dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah Kapanewon Bantul.

Share:

Kapolsek Sewon Sambangi Koramil 04/Sewon, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Bantul - Kapolsek Sewon AKP Sutrisno, S.H., M.H., bersama jajaran Kanit, Panit, dan Kasi Polsek Sewon melaksanakan silaturahmi ke Mako Koramil 04/Sewon, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kapanewon Sewon.

Kunjungan yang berlangsung di Mako Koramil 04/Sewon, Jalan Parangtritis, Druwo, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, itu disambut langsung oleh Danramil 04/Sewon Mayor CKE Yudi Setiawan didampingi Wadanramil Kapten Infanteri Sugianto beserta anggota.

Kapolsek Sewon AKP Sutrisno mengatakan silaturahmi tersebut merupakan agenda untuk mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polsek Sewon dan Koramil 04/Sewon. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang kuat menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus wujud nyata bahwa TNI dan Polri tetap solid. Kebersamaan yang telah terjalin harus terus dipelihara agar pelaksanaan tugas di lapangan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Sutrisno.

Ia menegaskan, kekompakan TNI dan Polri juga menjadi pesan positif bagi masyarakat bahwa kedua institusi selalu hadir bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri tetap solid. Sinergitas ini bukan hanya sebatas koordinasi, tetapi diwujudkan melalui kerja sama yang nyata dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan, serta melayani masyarakat di Kapanewon Sewon," ujarnya.

Sutrisno menambahkan, tantangan dalam menjaga kamtibmas membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, hubungan yang harmonis antara Polsek, Koramil, pemerintah kapanewon, hingga unsur masyarakat harus terus diperkuat.

"Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," ucapnya.

Sementara itu, Danramil 04/Sewon Mayor CKE Yudi Setiawan menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Sewon beserta seluruh personel yang selama ini aktif membangun kerja sama dengan Koramil dalam mendukung berbagai kegiatan di wilayah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Selama ini sinergitas antara Koramil dan Polsek Sewon telah berjalan sangat baik, terutama dalam mendukung program-program pemerintah dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," kata Yudi.

Menurutnya, kekompakan tersebut tidak hanya terjalin antara TNI dan Polri, tetapi juga melibatkan seluruh unsur pemerintah di tingkat kapanewon sehingga berbagai program dapat berjalan secara maksimal.

"Sinergitas yang terbangun selama ini menjadi kekuatan besar dalam melayani masyarakat. Seluruh unsur di Kapanewon Sewon saling mendukung dan saling melengkapi sehingga setiap kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga," ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, serta diwarnai diskusi mengenai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor. Melalui silaturahmi tersebut, Polsek Sewon dan Koramil 04/Sewon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas TNI-Polri sebagai garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kapanewon Sewon.

Share:

Polri Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Korbrimob Cikeas

Bogor – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 diikuti ribuan peserta yang terdiri atas personel Polri, TNI, Taruna Akpol, Aparatur Sipil Negara Polri, serta berbagai komponen masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan juga ditampilkan defile pasukan, atraksi kemampuan personel, parade kendaraan operasional, fly pass, hingga keterlibatan elemen masyarakat sebagai wujud sinergi Polri bersama seluruh komponen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain upacara, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan penganugerahan tanda kehormatan dan penghargaan kepada tokoh bangsa, personel, serta satuan kerja berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan menghadirkan pelayanan yang semakin Presisi. Melalui tema ‘Polri untuk Masyarakat’, kami ingin menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas Polri harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam upacara tahun ini menunjukkan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.

“Kehadiran berbagai komponen masyarakat dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi semangat bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat keamanan, serta mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju,” katanya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi ajang untuk menampilkan hasil transformasi Polri yang semakin modern dan adaptif, baik melalui penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan komitmen Polri untuk terus bertransformasi sebagai institusi yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat tekad seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara serta memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang berkeadilan demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, dan sejahtera.

Share:

Polri Laksanakan Kenaikan Pangkat 87 Perwira Tinggi, Empat Perwira Raih Bintang Tiga

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara kenaikan pangkat ke dan dalam golongan personel Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Pada periode kali ini, sebanyak 41.578 personel Polri memperoleh kenaikan pangkat, termasuk 87 Perwira Tinggi (Pati) Polri yang terdiri atas 4 Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, 29 Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi, dan 54 Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi.

Dalam jajaran perwira tinggi yang naik menjadi Komjen Pol atau bintang tiga, terdapat empat nama yakni Komjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si., Komjen Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., serta Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para perwira tinggi dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada institusi dan masyarakat.

Sementara itu, kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol atau bintang dua diberikan kepada 29 perwira tinggi, di antaranya Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H. dan Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.I.K., M.H., bersama 27 perwira tinggi lainnya. Adapun sebanyak 54 perwira menengah juga resmi menyandang pangkat Brigjen Pol atau bintang satu.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah dari institusi yang harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier, tetapi juga amanah yang mengandung tanggung jawab lebih besar. Kami berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat, ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Menurut Kadivhumas, kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Kapolri menjadi simbol penghargaan institusi atas dedikasi dan prestasi personel, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan negara dan institusi harus dijawab dengan kinerja yang semakin optimal. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk terus menghadirkan Polri yang responsif, humanis, profesional, serta semakin dipercaya masyarakat, tambahnya.

Selain 87 perwira tinggi, kenaikan pangkat periode 30 Juni 2026 juga diberikan kepada 878 Perwira Menengah (Pamen), 1.289 Perwira Pertama (Pama), 37.930 personel Bintara, dan 1.394 personel Tamtama. Secara keseluruhan, sebanyak 41.578 personel Polri memperoleh kenaikan pangkat sebagai bagian dari pembinaan karier dan penghargaan atas dedikasi serta kinerja dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kenaikan pangkat ini diharapkan semakin memperkuat profesionalisme, soliditas organisasi, serta kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang semakin optimal.


Share:

Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mengapresiasi peran Polri yang dinilai senantiasa hadir memberikan pengamanan secara profesional dan humanis, termasuk dalam mengawal berbagai aksi penyampaian aspirasi para buruh.

Menurut Said Iqbal, kehadiran Polri selama berbagai aksi unjuk rasa buruh telah memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib. Ia menilai pendekatan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini menunjukkan sikap yang bijaksana dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Polisi Republik Indonesia selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah demonstrasi buruh, mengatur dengan bijak dan arif," ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (29/6).

Selain menjalankan fungsi pengamanan, Said Iqbal juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial. Menurutnya, Polri turut berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi para pekerja dan dunia usaha.

"Polri juga turut membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga buruh dapat memperoleh solusi melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Presiden KSPI yang memimpin salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut berharap Polri terus mempertahankan profesionalisme, independensi, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Kami buruh Indonesia mengucapkan terima kasih, sekaligus mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara yang ke-80. Polri untuk Masyarakat," tegasnya.

Said Iqbal optimistis semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis demi kemajuan bangsa.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog