BANTUL - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Ring Road Selatan, tepatnya di timur Traffic Light Druwo, Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy merah tanpa nomor polisi dan mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan korban meninggal dunia merupakan pengendara sepeda motor berinisial IP (14), pelajar, warga Bawuran, Pleret, Bantul.
"Korban mengalami cedera kepala berat atau CKB. Setelah kecelakaan, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun akhirnya meninggal dunia," kata Rita.
Rita menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai IP melaju dari arah barat menuju timur. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga kemudian menabrak pembatas jalan.
"Pengendara kemudian terpental dan terjatuh. Korban mengalami luka dan dibawa ke RS Wirosaban Yogyakarta oleh PMI untuk mendapatkan pertolongan," ujarnya.
Selain IP, sepeda motor tersebut juga ditumpangi RGS (15), pelajar, warga Segoroyoso, Pleret, Bantul. RGS mengalami nyeri pada bagian pinggang dan luka lecet akibat kecelakaan tersebut.
Selanjutnya, petugas Unit Laka Lantas Polsek Sewon mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengecek kondisi korban di rumah sakit, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Scoopy merah tanpa nomor polisi mengalami kerusakan pada bagian depan.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut. Rita mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu berhati-hati dan mengendalikan kecepatan saat berkendara.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan korban meninggal dunia merupakan pengendara sepeda motor berinisial IP (14), pelajar, warga Bawuran, Pleret, Bantul.
"Korban mengalami cedera kepala berat atau CKB. Setelah kecelakaan, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun akhirnya meninggal dunia," kata Rita.
Rita menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai IP melaju dari arah barat menuju timur. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga kemudian menabrak pembatas jalan.
"Pengendara kemudian terpental dan terjatuh. Korban mengalami luka dan dibawa ke RS Wirosaban Yogyakarta oleh PMI untuk mendapatkan pertolongan," ujarnya.
Selain IP, sepeda motor tersebut juga ditumpangi RGS (15), pelajar, warga Segoroyoso, Pleret, Bantul. RGS mengalami nyeri pada bagian pinggang dan luka lecet akibat kecelakaan tersebut.
Selanjutnya, petugas Unit Laka Lantas Polsek Sewon mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengecek kondisi korban di rumah sakit, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Scoopy merah tanpa nomor polisi mengalami kerusakan pada bagian depan.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut. Rita mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu berhati-hati dan mengendalikan kecepatan saat berkendara.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar