Personel Brimob Polda DIY diberangkatkan menggunakan pesawat charter menuju Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, kemudian dilanjutkan melalui jalur darat menuju titik penugasan di Kabupaten Aceh Tamiang guna membantu penanganan dan pemulihan dampak banjir bandang dan tanah longsor sebagai bentuk komitmen dan solidaritas Polri dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana.
Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K., menegaskan, keikutsertaan Satbrimob Polda DIY merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana.
“Satbrimob hadir bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan, mulai dari evakuasi korban, distribusi logistik, hingga pemulihan awal pasca bencana,” ujarnya.
Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga moral, profesionalisme, serta empati terhadap warga terdampak. Dia menekankan pentingnya pendekatan humanis, termasuk menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata, serta menjalin koordinasi yang baik dengan Polda Aceh, TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan instansi terkait lainnya.
“Seluruh tugas harus dilaksanakan secara terpadu dan berorientasi pada kepentingan kemanusiaan,” pungkas Kapolda










































